Empties #2 (Mini Review)

PicsArt_04-29-09.48.36

Yuhuuuu~

Kembali lagi dengan postingan Empties #2. Sebenarnya ini sampah-sampah saya kumpulin sejak 3 bulan yang lalu, jadi kelihatannya banyak. Hohoho. Ada beberapa barang yang sebenarnya sudah lama difoto, sudah ada didraft, tapi malas mengedit foto dll jadi sampai habis nggak kepublish juga akhirnya :(( Di postingan ini, saya sekalian memberikan mini review untuk barang yang belum direview sebelumnya, dan first impression untuk sample.

  1. Nivea Make Up Clear White Oil Control 2 in 1 Foam.

Dibeli di Persada Swalayan. Harga sekitar Rp 27.000-30.000,-. Saya menghabiskan facial foam ini kurang lebih 6 bulan. Kesan saya tentang facial foam ini : keset! Untuk menghapus make up ringan seperti sunscreen, bedak, lipstik non-matte, produk ini bisa diandalkan. Tapi untuk menghapus BB cream, lip tint, lipstik matte dan yang waterproof, kalau cuma pakai ini rasanya kurang bersih. Untuk yang seperti itu saya lebih suka double cleansing atau triple cleansing sekalian biar yakin bersihnya.

Oiya selain itu, setiap kali saya menggunakan facial foam ini, busanya banyak dan bikin kulit wajah saya kering sesudahnya. Memang iya oil controlnya oke selama dua jam, tapi setelah itu langsung panen minyak di muka. Will not repurchase.

2. Viva Face Tonic Green Tea.

Dibeli di Persada Swalayan. Harga sekitar Rp 5.000,-. Face tonic ini saya pakai tiap kali selesai cuci muka atau membersihkan wajah dengan cleansing water. Ini toner HG saya (untuk saat ini)! Face tonic ini ampuh untuk mengangkat sisa pembersih wajah atau kotoran di wajah, dan efektif dalam mengatasi whitehead. Kadang kalau lagi ada jerawat yang bikin nyut-nyutan, saya kompres pakai ini dan nyerinya berkurang.

Tiap bulan saya selalu membeli dua buah, karena  bisa dibilang ini produk best seller di swalayan, dan saya tak sanggup membayangkan kulit saya tanpa toner ini *lebay* :)) Karena murah, saya makainya juga geradakan dan boros banget! Biasanya satu botol habis tiap bulan, jadi bisa kebayang selama dua tahun belakangan berapa banyak sampah yang saya hasilkan *sigh*

Andai saja face tonic ini ada kemasan besarnya, seperti Naturie Hatomugi Skin Conditioner 500 ml *ngarep*. Repurchase? Pasti lah. Sudah ada stok dua botol :))

3. Pixy Cleansing Express – Brightening.

Dibeli di Persada Swalayan. Harga sekitar Rp 14.000-15.000,- (100 ml). Cleansing water yang murah, gampang didapat, cocok di kulit, daya hapus makeupnya ampuh. Need I say more? Repurchase!

4. Garnier Micellar Cleansing Water (Pink-for sensitive skin).

Dibeli di Lazada waktu November Sale 2016. Harga Rp 16.000,- (harga diskon, harga normal Rp 30.000-32.000,-). Micellar cleansing water yang katanya dupe Bioderma ini bagus untuk membersihkan BB cream, tapi kurang ampuh untuk membersihkan lip tint atau lipstik matte.

Tapi kelebihannya dibanding Pixy, tanpa dibilas pun dia tidak menimbulkan breakout di kulit saya yang pori-porinya mudah tersumbat ini. Jika dibandingkan dengan Bioderma (saya pernah dapat samplenya waktu beli barang di Sociolla), Garnier membutuhkan lebih banyak kapas dan sedikiiiit tenaga untuk membersihkan dibanding Bioderma.

Tapi karena saya rakyat jelata yang tiap bulan harus nabung dulu buat beli skincare, jadi saya bakal beli lagi Garnier Micellar Cleansing Water ini untuk restock makeup remover di kantor.

5. Pantene Nature Care Fullness and Life.

Dibeli di Persada Swalayan. Harga sekitar Rp 20.000,- (botol kecil). Awalnya saya suka sampo ini karena rambut saya jadi jarang lepek dan bisa mengembang sempurna kaya di iklan sampo. Tapi lama kelamaan, ujung rambut saya jadi kering dan kasar. Jadi saya sepertinya bakal beli sampo ini kalau lagi butuh deep cleansing kulit kepala, alias pakainya cukup seminggu sekali.

6. COSRX BHA Blackhead Power Liquid (sample).

Dibeli di belanjamimo. Harga Rp 12.000,- isi 2 sachet. Saya beli sampelnya dulu, karena banyak yang bilang ini bagus untuk mengusir blackhead dan membersihkan pori-pori yang mudah tersumbat, tapi nggak sedikit yang bilang ini tidak memberikan efek apa-apa. Banyak juga yang bilang kalau terlalu sering menggunakan ini malah memicu breakout. Puyeng kan? Setelah membaca puluhan review yang beredar dan tak lupa mencari cara petunjuk pemakaian yang baik dan benar dari suhu Fiddy Snails dan Snow White and The Asian Pear , saya memantapkan diri memasuki dunia chemical exfoliant yang super njelimet :))

Singkat cerita, saya memakai produk ini setelah memakai Viva face tonic (karena nggak punya pH-adjusted toner), diaplikasikan ke hidung (sarangnya blackhead) sekaligus patch test, kalau kulitnya kaget kemudian jadi jerawat kan ga semuka juga *plaks*. Karena saya belum pernah memakai produk sejenis sama sekali sebelumnya, saya aplikasikan seminggu sekali.

Hasilnya? Iya kulit saya sempat purging, muncul satu dua jerawat di tempat saya mengaplikasikannya, tapi satu dua hari sudah matang kemudian hilang. Frekuensi whitehead yang muncul berkurang, tapi blackhead di hidung masih bandel, belum hilang juga. Mungkin untuk penggunaan lebih lama, ada perkembangan lebih baik. Rencananya sih saya bakal beli full size 3 bulan lagi *nabung dulu cuy*

7. Skin79 Hot Pink BB Cream (sample).

Dibeli di Bukalapak. Harga sekitar Rp 5.000,- per sachet. Ini adalah BB cream Korea pertama yang saya coba, dan hasilnya cukup memuaskan. Medium to full coverage, oil controlnya bagus, tapi kalau diaplikasikan di kulit yang kering atau dehidrasi, cenderung cakey. Warnanya juga cuma satu, beige agak abu-abu, walau kalau dipakai tipis-tipis nggak terlalu kelihatan. Will not repurchase. 

8. Innisfree Apple Seed Cleansing Oil (sample).

Bonus waktu beli skincare di Shopee. Ini cleansing oil Korea pertama yang saya coba, dan untungnya tidak bikin saya breakout. Pewangi apelnya cukup menusuk, teksturnya sangat cair, mudah dibusakan, bisa membersihkan make up dengan mudah. Dari segi performa sebenarnya saya suka, tapi saya lebih suka yang pewanginya minimalis atau bahkan tanpa pewangi. Selain itu, karena teksturnya yang sangat cair, jadi gampang menetes kemana-mana. Will not repurchase.

9. Skinfood Tea Tree Secret Spot Patch.

Dibeli di Shopee. Harga Rp 9.000-10.000,- per sachet, tapi saya pernah lihat di Roseroseshop harganya Rp 65.000,- untuk 10 sachet. Ini stiker jerawat transparan, yang fungsinya lebih ke melindungi jerawat dari tangan-tangan nakal :p Saya ini orangnya suka pencet-pencet atau garuk-garuk jerawat yang sudah keluar mata putihnya (who doesn’t anyway), jadi stiker ini membantu sekali untuk meminimalisir bekas jerawat. Selain itu, daya rekatnya juga kuat, jadi ga gampang geser waktu dipakai aktivitas atau sebelum tidur. Kadang waktu cuci muka suka lupa kalau pakai ini :))

Kalau dibandingkan dengan COSRX Acne Pimple Master Patch, COSRX ini versi malam dan Skinfood ini versi siang :p Karena transparan, dia bisa dipakai untuk melindungi kulit dari make up. Sayangnya, dia tidak bisa menyedot nanah ketika mata putih jerawatnya pecah, jadi saat stikernya dicabut, nanahnya tetap harus dibersihkan dengan tisu atau kapas bersih. Will repurchase.

10. Etude Sunprise Mild Airy FInish SPF 50 PA+++ (sample).

Dibeli di Shopee. Harga Rp 4.000-5.000,- per sachet. Sunscreen ini warnanya putih, cair seperti lotion, wanginya lembut, mudah meresap, di kulit terasa sejuk dan tidak gerah sama sekali. Tapi mengingat tekstur dan fungsinya serupa dengan sunscreen Skin Aqua yang saya punya (dengan harga yang lebih murah), I won’t repurchase.

11. COSRX Ultimate Moisturizing Honey Overnight Mask (sample).

Dibeli di Shopee. Harga Rp 3.500-5.000,- per sachet. Sleeping mask ini kalau dilihat sekilas warnanya nyaris bening (sedikit kekuningan), teksturnya seperti gel, mudah meresap dan sejuk di kulit. Ini sleeping mask Korea kedua yang pernah saya coba (selain Laneige Water Sleeping Pack yang terkenal itu), dan untuk penggunaan tunggal alias single use setelah menggunakan Viva face tonic, produk ini enak banget. Pas kulit saya lagi sensi, merah-merah akibat over-exfoliate (jangan ditiru), saya pakai ini, paginya kulit saya reda merah-merahnya dan terasa kenyal sehalus mochi. Serius!

Namun besoknya ketika saya menggunakan produk ini sebagai tahapan terakhir skincare setelah hydrating toner dan essence, muncul bruntusan terutama di area yang saya aplikasikan agak tebal. Hipotesis saya, sleeping mask ini hanya cocok dipakai saat kulit saya sedang dehidrasi, jadi tidak bisa dipakai setiap hari. Repurchase? Not really sure. Maybe I’ll save some samples for special occasion.

12. Etude Soft Touch Auto Lip Liner – 01 Soft Rose.

Dibeli di Shopee. Harga sekitar Rp 30.000,-. Saat auto lip liner favorit saya, Silky Girl, mulai susah dicari, saya mencoba lip liner dengan harga yang hampir sama dengan lip liner Silky Girl. Lip liner 01 Soft Rose ini ternyata warnanya sedikit pucat, jadi biasanya saya pakai untuk ombre lips di bagian luar. Teksturnya creamy, tidak terlalu kering seperti Silky Girl, tapi kurang tahan lama, 2-3 jam kemudian sudah mulai pudar. Repurchase? Maybe.

.

LOL walau judulnya mini review ternyata panjang juga kalau dikumpulin jadi satu. Anyway, thank you for reading and kindly leave your comment below!

Advertisements

5 thoughts on “Empties #2 (Mini Review)

  1. ihh sama banget, saya juga merasa viva green tea tuh HG, udah mah murah banget tapi cocok di kulit. sayangnya di supermarket2 bahkan minimarket2 di bandung entah kenapa produk ini jadi susah dicari. akhirnya saya malah beli yang cucumber 😦

    aku lagi nyobain garnier micellar water juga nih, tapi karena sebelumnya pake loreal, aku merasanya jauh lebih enak loreal. udah coba loreal juga? 😀

    btw aku jadi semakin yakin utk gak purchase cosrx honey. tadinya kepincut sama yang rice, yang katanya lebih berat dibanding honey itu. tapi bertanya-tanya dia gmn ya klo dijadiin day moisturizer? dan abis baca tulisan ini..jeng2… break out?! berarti apalagi pakai yg rice hehe

    Like

    • Viva green tea itu HG banyak orang kali ya, jadi susah nyarinya 😂 yang cucumber juga enak sih, tapi ada alkoholnya jadi kalo pas lagi kering makin kenceng ini muka 😑
      Loreal aku belum pernah nyoba sih. Lebih bersih dari garnier ya?
      COSRX honey enak sih nis, tapi kalo dipake tiap hari ternyata tetep aja kulitku ga tahan 😂 Emang belum jodohnya nemu moisturizer, jadi ya abis pake hydrating toner pake essence, kalo pagi nambah sunscreen. Kalo masi maju mundur, beli sampelnya aja, kali aja ga cocok di aku mungkin cocok di kamu 🙆

      Like

      • iya kayaknya jadi HG banyak orang makanya rare hahaha.. cucumber kurang joss ey.

        kalau bersih sama aja, hanya aja loreal ada efek melembabkannya gitu, rasanya lebih nyaman aja 🙂

        iya yah, beli samplenya dlu.. kalau cosrx oil-free moisturizer with bich-sap (botol putih stiker biru) udah coba?

        Like

      • Ohh gitu, Garnier emang agak bikin kering ya, padahal itu yang tutupnya pink kan ya?

        COSRX oil-free moisturizer with birch-sap itu aku belum nyoba, jarang merhatiin soalnya harganya lumayan bikin kantong jebol wkwk. Baca-baca juga banyak mixed reviews, jadi makin ogah-ogahan :p

        Di aku sih hydrating toner + COSRX snail essence udah pas, kalo pagi nambah sunscreen. Kalo kerasa kurang lembab, hydrating tonernya lapis 3 :))

        Like

  2. Pingback: Empties #3 (mini review) | Berry Crush

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s